Sabtu, 09 September 2017

4 Elemen Manis Dalam Surat Cinta Ahok untuk Veronica Tan


Liputan Terhangat Hari Ini - Tak ada yang lebih manis dari sepucuk surat cinta dari pasangan sebagai hadiah peringatan sumpah suci pernikahan. Apalagi bila surat tersebut ditulis tangan dan berisi curahan perasaan.

Surat cinta dari sang suami, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, diterima Veronica Tan pada perayaan ulang tahun ke-20 yang berlangsung tadi malam, 7 September 2017 di Kunstkring Art Gallery, Jakarta. Memang bukan Ahok sendiri yang memberikan surat tersebut karena masih menjalani masa tahanan di Mako Brimob, melainkan sang putra, Nicholas, yang membacakannya di hadapan para tamu undangan.

"Saat Nicho belum muncul, suaranya sudah keluar, `Dear Vero,` kemudian Nicho naik ke panggung menyelesaikan suratnya," ujar staf Ahok, Neneng Herbawati, yang turut hadir pada perayaan malam itu.

Menurut Agen Domino melalui laman Facebook-nya, Neneng mengunggah foto-foto dan video suasana perayaan ulang tahun pernikahan Ahok dan Veronica Tan. Suasana tampak syahdu ketika Nicho membacakan bait-bait cinta ayahnya bagi sang ibu. 

Berikut isi surat spesial Ahok bagi belahan jiwanya, menandai 20 tahun usia ikatan suci mereka: 


"Mako Brimob,

Untuk Vero, istriku

Sekarang aku harus berterima kasih akan keadaan saat ini kepada semua pihak yang menyebabkan aku menjadi narapidana dan ditahan langsung tanpa menunggu proses lebih lanjut.

Tak terbayang jika aku tidak ditahan, aku akan terus bekerja seperti dulu sampai Oktober sampai masa jabatan. Itu artinya saya bangun jam 04.30 (kamu memberiku gelar robot) karena semua waktu dihitung tepat agar aku bisa tiba di Balai Kota jam 07.30 karena sudah banyak warga menunggu, dan kerja non-stop sampai pulang ke rumah sudah di atas jam 21.00. Sabtu-Minggu selain ke kawinan, juga selesaikan disposisi surat, dan kadang sampai tengah malam di malam Senin, agar hari Senin tidak ada surat yang tertinggal. Kamu memberi gelar robot sungguh benar.

Sekarang di hari pernikahan kita yang ke-20 tahun, saya bersyukur bisa ada waktu mengenalmu dan memperhatikan kamu. Dulu aku benar-benar "take it for granted", sampai anak juga kamu yang ajak jalan dan bicara.

Hadiah terbesar HUT pernikahan ke-20 adalah aku di dalam tahanan, menyadari betapa beruntungnya pernikahan kita masih utuh dan engkau memaafkan semua kegilaan kerjaku melayani masyarakat dan sekalipun masuk dalam tahanan dan tidak dipilih tetapi saya mendapatkan istri yang mengasihi aku dan anak-anakku kembali. Kalau ada yang salah dalam hubungan suami istri, umumnya yang salah pasti sang suaminya.

Aku bersyukur dalam tahanan, menjadi banyak waktu untuk merenung, betapa istriku bukan lagi seperti dulu. Sekarang sudah jadi dewasa, mampu berprestasi dan menjadi perempuan yang penolong bagi saya. Sungguh benar dikatakan dalam Amsal Salomo, istri yang berakal budi adalah anugerah Tuhan."


0 comments:

Posting Komentar